Latest News

Monday, January 6, 2014

Harmoniskan Muslim & Kristen, Paus Fransiskus Akan ke Tanah Suci

Harmoniskan Muslim & Kristen, Paus Fransiskus Akan ke Tanah Suci

Paus Fransiskus (foxnews.com)

Harmoniskan Muslim & Kristen, Paus Fransiskus Akan ke Tanah Suci


Pemimpin Tahta Suci Vatikan Paus Fransiskus I dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci di Israel, Palestina, dan Yordania pada Mei 2014 mendatang.

Dalam kunjungan selama 3 hari, ada beberapa misi damai yang ingin dicapai Paus. Yakni mendorong hubungan yang harmonis antar-agama, menjalin hubungan dengan Kristen-Ortodoks, menjalin kedekatan dengan masyarakat Yahudi, Muslim serta mengimbau perdamaian antara Israel dan Palestina.
Paus mengatakan, ia akan mengunjungi Amman, Bethlehem, dan Jerusalem pada tanggal 24-26 Mei 2014. "Kunjungan ini dilandasi semangat perdamaian Natal," ujar Paus kepada ribuan orang di Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu 5 Januari 2014, seperti dimuat Fox News, Senin (6/1/2014).
Pengumuman itu ia sampaikan beberapa saat setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyelesaikan pembicaraan perdamaian selama 3 hari dengan para pemimpin Israel dan Palestina.
Dalam lansiran VOA, Paus Fransiskus mengatakan, tujuan utama lawatannya adalah memperingati 50 tahun pertemuan bersejarah di Jerusalem antara Paus Paul VI dan pemimpin spiritual Kristen-Ortodoks Ecumenical Patriarch Atengora.
Kunjungan itu juga akan menggarisbawahi kedekatan Paus Fransiskus dengan komunitas Yahudi, upayanya menjangkau Muslim dan imbauan Vatikan bagi perdamaian Israel-Palestina.
Dengan kunjungan tersebut, Fransiskus akan menjadi paus keempat yang mengunjungi Tanah Suci setelah kunjungan bersejarah Paus Paul VI tahun 1964. Ini merupakan lawatan kedua Paus Fransiskus ke luar negeri setelah kunjungannya ke Brasil untuk memperingati Hari Pemuda Sedunia pada Juli 2013 lalu.
Pemerintah ketiga negara, yakni Israel, Palestina, dan Yordania menyambut baik kedatangan Paus Fransiskus. Presiden Palestina Mahmoud Abbas berharap kunjungan Paus bisa membantu penderitaan rakyat Palestina yang menginginkan kebebasan, keadilan dan kemerdekaan.
Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor mengatakan pihaknya akan menyambut hangat kedatangan Paus Fransiskus sebagaimana pendahulunya. Sementara Istana Kerajaan Yordania mengatakan, kunjungan paus ke Amman merupakan terobosan penting bagi persaudaraan warga Muslim dan Kristen dan mengkonsolidasikan pesan perdamaian. (Riz/Mut)

Source : news.liputan6.com

Perbedaan Natal tahun bernuansa Tionghoa



Kembali di Gereja yang indah bersama dalam perbedaan Natal tahun bernuansa Tionghoa

Gereja Santo Lukas, Temindung Samarinda Kalimantan Timur, Dimana Gereja ini tidak memiliki menara salib dan lonceng Gereja krn pada awal pembangunannya dua hal itu di Larang oleh saudara kita yg Muslim di Samarinda, pada waktu pembangunannya.


Source : FB Anastasius Gah

Recent Post